Danrem 044/Gapo Dampingi Pangdam II/Swj Sambut 450 Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia

Sumateraxpost.com, PALEMBANG – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos, mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, menyambut purna tugas 450 Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Yonif Raider 200/BN.

Penyambutan 450 Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Yonif Raider 200/BN tersebut, dilakukan dengan upacara penyambutan di Pelabuhan Boom Baru Jalan Belinyu Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang.

Turut hadir dalam upacara penyambutan itu, Kapolda Sumsel, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Kapok Sahli Pangdam II/Swj, Danrem 044/Gapo, para Sahli Pangdam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, Pa LO TNI AL dan TNI AU Kodam II/Swj, Da/Ka Balakdam II/Swj, Dandim 0418/Palembang, Danlanal Palembang, Danlanud SMH Palembang, Danyonarhanud 12/SBP, Dansat Berimob Sumsel, Dankikav 5/GCC, General Manager PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), Manager TPK Pelabuhan Boom Baru dan Polairud Polda Sumsel.

450 Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Yonif Raider 200/BN, kembali dengan menggunakan Kapal KRI Teluk Hading No lambung 538, dengan jumlah Pers Satgas sebanyak 4 SSK, 450 orang, jumlah kembali 450 orang, dengan jumlah pers yang mengikuti upacara perwakilan 3 SSK (150 orang).

Pangdam ll/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi dalam sambutannya menyampaikan, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Prajurit Satgas Yonif Raider 200/BN, atas dedikasi serta loyalitas pelaksanaan tugas menjaga perbatasan Republik Indonesia-Malaysia di wilayah Kalimantan timur, dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Selama lebih kurang 10 bulan kalian telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan tugas pengamanan wilayah perbatasan, merupakan tugas yang berat karena wilayah perbatasan merupakan beranda depan NKRI yang bernilai strategis bagi kedaulatan Negara kesatuan Republik Indonesia,” ujar Pangdam.

Lanjut Pangdam, wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terutama berbagai kegiatan ilegal, berupa pergeseran patok tapal batas pembalakan hutan penambangan liar, TKI ilegal, perdagangan ilegal, penyelundupan narkoba dan minuman keras.

“Keberhasilan yang telah dicapai agar dijadikan pengalaman dalam menyongsong tugas tugas ke depan yang semakin dinamis dan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilakukan sebagai bahan penyimpanan dalam peningkatan kualitas pembinaan satuan,” pungkas Pangdam.

laporan : Herbi/Penrem 044 Gapo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here