Ancam Polantas dengan Sajam, M Nur Ditangkap Reskrim Polres Banyuasin

Sumateraxpost.com, BANYUASIN – Satreskrim Polres Banyuasin, mengamankan M Nur (39), warga jalan Purbolinggo Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin yang melakukan ancaman kekerasan terhadap petugas kepolisian, Kamis (25/11/2021).

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi mengatakan, kejadian ini bermula saat petugas lalu lintas melakukan kegiatan pagi rutin di lapangan sekitar pukul 07.30 WIB. Dikarenakan ada pengendara yang melakukan pelanggaran, maka petugas kami menilang pengendara tersebut dan pengendara motor tersebut pulang melaporkan kejadian ini kepada orang tuanya.

“Mendapatkan laporan dari anaknya, orang tua korban M Nur mengajak dua orang temannya langsung datang menemui petugas yang menilang anaknya,” jelas Kapolres, saat menggelar press conference di halaman Mapolres Banyuasin, Kamis (25/11/2021).

Kapolres menuturkan, begitu datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), M Nur langsung turun dari mobil langsung menyerang membabi buta petugas yang sedang melakukan tugas di lapangan dengan dua senjata tajam jenis Arit di tangan kiri dan parang panjang di tangan kanan.

“Melihat nyawanya terancam, kedua petugas langsung tunggang langgang sampai ada yang tersungkur untuk menyelamatkan diri,” ungkap Kapolres.

Lanjutnya, petugas yang hampir menjadi korban, yaitu Bripka Angga dan Bripka Khusno. Usai kejadian, mereka langsung melapor ke Polsek Betung.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat lari ke Kabupaten Muba, namun berkat kesigapan Tim Reskrim Polsek Betung di Back Up Tim PUMA Polres Banyuasin, pelaku akhirnya dapat diamankan dan dibawa ke Mapolres Banyuasin,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, setiap ada kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat dan ada kegiatan yang bisa diterima dengan logika, seharusnya dapat diselesaikan dengan baik-baik. Saya harap masyarakat tolong jaga diri dengan baik dan jaga juga emosi. Kami akan tindak tegas kalau ada anggota kami terancam ataupun terluka.

“Tersangka diamankan dengan barang bukti 1 buah mobil Taft dengan No Pol BG 1572 FA, I unit motor Yamaha Vega Warna Putih BG 2937 JU dan dua buah senjata tajam jenis arit dan parang panjang,” kata Kapolres.

“Pasal yang dikenakan terhadap tersangka, yaitu, Pasal 335 dan Pasal 212 KUHP Jo Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang sajam. Tersangka melakukan perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman kekerasan dan tindak pidana melawan petugas, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya.

Turut mendampingi Kapolres Banyuasin saat press conference, yaitu, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Muhammad Ikang Ade Putra, Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam dan KBO Reskrim Ipda Sopian. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here